MKSNOW, Makassar – Anggota DPRD Sulsel Andi Debbie Purnama Rusdin menggelar dialog penyebarluasan Perda Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 4 tahun 2013 tentang Sistem Perlindungan Anak.

Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Prima, Jalan Dr Ratulangi, Sabtu (28/12), Debbie Rusdin didampingi Direktur LBH APIK Rosmiati Sain.

Di awal kegiatan, Andi Debbie menekankan pentingnya bagi seluruh stakeholder untuk bersama-sama mengaktualkan regulasi perlindungan anak.

“perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab rumahan tapi juga dilindungi oleh konstitusi negara,” ujar Anggota Komisi E DPRD Sulsel.

Selain itu, Debbie juga menjelaskan pencegahan kekerasan terhadap anak dapat dimulai dari lingkungan rumah tangga, dengan mendapatkan pendidikan yang layak, kesehatan adalah hak anak.

Selanjutnya, jika ada anak yang tidak disekolahkan maupun dinikahkan dengan usia dini hal tersebut sudah masuk kategori kekerasan terhadap anak.

“Tidak menyekolahkan anak ataupun menikahkan secara dini termasuk kategori kekerasan terhadap anak,” ungkap Andi Debbie di depan ratusan warga kecamatan Mamajang.

Senada dengan Andi Debbie, Rosmiati mengurai tujuan terbitnya Perda Perlindungan Anak dengan mencegah kekerasan dan penelantaran anak adalah salah satu tujuan terbitnya Perda Anak ini.

Selain itu Rosmiati juga menjelaskan secara garis besar isi dari Perda Anak. Kebijakan, pencegahan dan penindakan merupakan substansi dari isi Perda Anak ini.